Dortmund Gagal Beri Perpisahan Sempurna Untuk Marc Bartra, Marcel Schmelzer: Kami Pantas Kalah

Category: Uncategorized No comments

Dortmund – Kapten Borussia Dortmund, Marcel Schmelzer, mengakui jika timnya pantas kalah saat digulingkan oleh Red Bull Salzburg dalam leg pertama ajang Liga Europa fase 16 besar pada Jum’at (9/3/18) dini hari WIB. Padahal laga tersebut jadi momen perpisahan untuk Marc Bartra yang pada musim dingin lalu memutuskan kembali merumput di Spanyol.

Bartra yang saat ini berkostum Real Betis mendapatkan sambutan hangat dari puluhan ribu suporter yang berada di Signal Iduna Park jelang kick off melawan Salzburg. Sang bek tengah mendapatkan tribut meriah meski ia hanya berbaju Dortmund pada 2016 silam.

Dipimpin oleh announcer, fans Dortmund bersama-sama meneriakkan nama Bartra. Sosoknya tampak begitu dicintai meski akhirnya harus pulang kembali ke La Liga demi mendapatkan menit bermain lebih mengingat Piala Dunia 2018 semakin dekat dan jebolan akademi La Masia milik Barcelona tersebut punya hasrat kembali berkostum Spanyol. Sayang Bartra tidak bisa benar-benar senang karena sang mantan klub justru harus kalah dari Salzburg.

 

Salzburg leluasa mengembangkan permainan

Usai hanya mampu bermain imbang tanpa gol di babak pertama Dortmund mulai kewalahan di babak berikutnya. Dalam tempo tujuh menit playmaker Salzburg asal Kosovo, Valon Berisha, sudah mampu mengantongi dua gol yang salah satunya tercipta dari titik putih. Meski kemudian sang tuan rumah mampu membalas lewat lesakan Andre Schurrle namun tidak ada cukup waktu untuk sekedar menyamakan kedudukan.

Schmelzer yang turut bermain sebagai starter layaknya Marco Reus, Michy Batshuayi, dan Mario Gotze dalam laga tersebut menyayangkan Dortmund justru harus kalah. Namun ia menganggap jika Salzburg pantas pulang dengan kemenangan karena timnya tampil dibawah standar.

“Kami membiarkan lawan berkembang. Beberapa peluang bisa kami ciptakan namun kami gagal memanfaatkannya. Hasil ini sulit untuk kami terima,” papar Schmelzer pada situs resmi Dortmund.

“Sebenarnya kami pantas kalah namun di kandang harusnya itu tidak boleh terjadi. Di leg kedua nanti kami harus memperbaiki banyak hal yang tidak benar di leg pertama,” tambah defender 30 tahun tersebut.

Usaha Dortmund untuk membalikkan keadaan dengan skor akhir minimal 0-2 kala giliran bertandang ke Austria pada 15 Maret mendatang dipastikan tidak akan mudah. Pasalnya Si Kuning-Hitam terancam bermain tanpa dukungan langsung dari para suporternya.

Dengan alasan Salzburg masih punya ikatan kuat dengan RB Leipzig yang mereka anggap telah melanggar aturan kepemilikan klub di Bundesliga Jerman, para fans enggan datang ke laga away. Mereka justru ingin mengumpulkan dana tiket mereka untuk disumbangkan ke SV Austria Salzburg, klub original asal Salzburg yang namanya direbrand oleh perusahaan Red Bull untuk menjadi Salzburg yang sekarang ini.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>